Waktu
itu aku duduk di bangku SMK. Dan aku menyadari kehadiran seorang cowok
dikehidupan ABG waktu itu sangat dibutuhkan. Begitulah pendapat temen –
temenku. Menurut mereka kehadiran sosok cowok membuat mereka semakin semangat
dalam belajar. Apalagi kalau pacarnya itu satu sekolah dan kakak kelas. Tapi
kenyataannya mereka malah melalaikan tugas belajarnya. Malam minggu asik
pacaran , pulang sekolah mesti nongkrong dulu. Dan begitulah kehidupan temen –
temenku waktu itu. Melihat kesendiriannku, membuat mereka iba terhadapku.
Betapa tidak mereka sering memanas – manasi aku agar punya pacar , namun aku
selalu cuek. Selain takut pacaran yang lebih penting gak ada cowok yang suka
sama aku J
mungkin akunya yang dandannya terlalu cupuJ.
Tidak
disekolah tidak lain di rumah. Kakak iparku nyomblangi aku dengan tetangganya
yang sekaligus teman sepermainannya. Kebetulan juga dia sebaya dengan aku dan
Dia bernama Eros. Eros merupakan sosok cowok cuek , pendiam ,dan taat
beribadah. Dia duduk di kelas 12 namun berbeda sekolah dengan aku.
Waktu
itu di rumah kakak iparku untuk pertama kalinya aku melihat dia. Dibawah rintik
hujan dia memakai kemaja kotak – kotak dan celana jins dia lari-lari kecil agar
air tak terlalu membasahinya.
“ Eros “ teriak kakak
iparku yang membuat dia menoleh sebentar dan tersenyum.
Aku tak banyak tahu
tentang dia. Hanya kakak iparku yang sering menceritakan sebagian kecil
kesehariannya kepadaku. Dia merupakan tulang punggung keluarga , dia sangat
jago dalam hal computer dan yang berada didalamnya dan dia pecinta grup Ungu
sejati ( UNGU clicres).
Tak berapa lama semenjak pertemuan singkat itu akhirnya kakak
ipar ku menukarkan nomer hapeku kepadanya dan kita pun SMSan. Meski tak pernah
saling bertatap muka , namun aku merasa dekat dengan dia.
Dan saat kelulusan tiba
disaat masing – masing dari kita harus mengenal dunia kerja , kita jarang SMSan
hanya sesekali kita bertegur sapa dan saling menceritakan pengalaman. Yang ku
ingat waktu itu , dia kepingin sekali kerja sembari kuliah dan itu pula yang
menjadi cita – citaku. Kesamaan kita dalam mencapai kesuksesan. Dia pengen
sekali bisa bekerja di pabrik yang saat itu aku naungi. Aku mencoba membagi
informasi cara – cara agar bisa masuk di pabrik tersebut. Namun beberapa hari
kemudian aku mendengar berita yang membuat aku sedih dan terpukul. Melalui via
SMS tengah malam kakak iparku memberi kabar Bahwa EROS telah tiada. Dia
mengalami kecelakaan saat dia perjalanan pulang kerumah. Cita – cita dan
harapan kita pupus. Aku belum sempat membuat dia bisa masuk ke tempat kerja
sama seperti ku L.
Keesokan harinya aku kerumah kakak iparku sembari melayat.
Ibunya banyak cerita tentang dia. Saat detik-detik kepergiannya dia memberikan
firasaat tak enak kepada ibunya. Aku membuka facebook disana kudapati limpahan
doa melepas kepergiannya untuk selama – lamanya. Semoga semua amal ibadahnya
diterima disisi Nya. Meskipun aku tak pernah tau dan bertemu , aku akan selalu
mengingatnya sebagai seseorang yang selalu membuat ku kagum.
Alm EROS ……………
semoga semua amal ibadah mu diterima di oleh ALLAH swt.amiiinnnn

Tidak ada komentar:
Posting Komentar