Siapa yang tak mengenal nama Semar , Petruk , dan
Gareng ? Tiga punakawan tersebut cukup terkenal dalam cerita perwayangan. Aku
yakin pasti semua orang punya nama kecil maupun nama panggilan. Begitu pula
dengan ku. Aku tumbuh dengan postur tubuh kurus tinggi langsing ( kutilang ) :D
gak langsing sich malah terlihat seperti kurus kering kerontah..hhhaaa (lebay)
:p .bermula dari lingkung keluargaku dan merambah ke dunia luar dimana aku
bersekolah , bermain hingga aku beranjak dewasa. Semua memanggilku dengan nama
Petruk. Entah lah itu panggilan sayang atau sekedar nama panggilan yang
mewakili keadaan tubuhku ini.
Suatu
hari saat aku sedang fokus bekerja , tiba – tiba seorang setterku (sebut saja
dia JOKO :D) datng tiba – tiba dengan melihat-lihat hasil kerjaku..
“gimana mesinnya enak ?” Tanya Pak JOKO yang sedikit
membuat aku kaget.
“enak Pak semoga hasilnya gak banyak NG nya heeeee
.” jawabku sembari senyum.
Terdengar suara memanggil…
“Joko” panggil seseorang dari sudut lorong line
tempat ku berdiri. Pak Joko pun menghampiri sesorang diujung lorong tersebut.
Dengan penasaran aku pun menoleh kea rah suara tersebut. Dan oohhh tidak dia
kakak (laki-laki) ku! (Sebut saja dia Pak Helos. Beliau salah satu leader di
Line yang berbeda. Dan beliau juga merupakan saudara kandungku. Kami sengaja
menutupi identitas kami agar tidak ketahuan atasan hheeee curang banget ya J
. dana kalau aku bertemu dia aku suka manggil “Pak Dhe “ hhaaa dasar adek
durhaka :D.
Setelah
agak lama Pak Joko pun menghampiri ku dan melihat hasil pekerjaanku lagi. “truk
petruk gimana hasilnya “ Tanya pak Joko dengan nada sedikit becanda. “ apa pak
?” kaget seolah – olah mencerna kembali kata – kata pak joko. “ iyaa petruk
gimana mesinnya , namamu petruk kan ?” ketawa..hhhaaaaaa :D .” lho pak , pak Helos tadi bilang apa ke
bapakkogk pak Joko manggil aku kayak gitu ?” aku pun diam dan sedikit marah.
Aku gak pengen nama panggilan ku dibuat bahan ejekan kalau semua orang disana
manggil aku seperti itu. “ ak bilang apa – apa , Cuma pesen nitip – nitip
keponakkannya gitu “ sambil ketawa tak henti. “ ach sebel ach pak kalau semua
orang tau aku malu pak. “ sambil terus bekerja . “udah ya petruk gak usah malu
nama itu cocok kog buat kamu “ dengan nada mengejek . Aku pun terdiam.
Dan
sejak saat itu semua orang di line memanggilku dengan nama Petruk
yasudahlah nasi sudah menjadi lontong. Mungkin nama petruk cocok buat aku yang
kurus ini. Dan mungkin juga itu panggilan mereka sama aku. Karena aku tau
mereka pasti sayang sama aku hhheeeeee J #ngarep :p .



Tidak ada komentar:
Posting Komentar